f t g m
  • Pemberdayaan Dampingan

  • Perkunjungan Rumah

  • Perkunjungan Rumah

  • Pembagian Nutrisi

  • Kontrol Kesehatan di Klinik Christami

  • Praktek Pembuatan Makanan Bergizi

  • Pemberian Informasi & Makanan Bergizi

  • PHBS dan Pastoral

Copyright 2019 - Custom text here
enfrdeitptrues
Kantor Pusat Jayapura

Kantor Pusat YPKM Papua berada dalam lingkup administratif Kota Jayapura.

Read More...
Regio Wamena

YPKM Papua Regio Pegunungan Tengah Wamena beralamat di jalan SD Percobaan, Distrik Hubikiak, Kampung Hom-hom, Wamena. Terletak Kurang lebih 5 kilo meter dari bandara/airport.

Regio Teluk Cenderawasih

YPKM Papua Regio Teluk Cenderawasih berpusat di Kota Serui, Kabupaten Kepulauan Yapen. Terletak kurang lebih 3 km dari pelabuhan laut Kota Serui.

Regio Mamberamo Tami

YPKM Papua Regio Mamberamo Tami Sentani berada di Kabupaten Jayapura. Terletak kurang lebih 2 km dari bandara Sentani.

Free Joomla Module

Waktu Jayapura

saat ini

Home

Rakernas Kemenkes 2018

 Rakerkesnas 2018, Kemenkes Percepat Atasi 3 Masalah Kesehatan

Kementerian kesehatan (Kemenkes) RI gelar Rapat Kerja Kesehatan Nasional (Rakekesnas) 2018 pada 5 Maret 2018 di Tangerang, Banten. Rakerkesnas dilakukan rutin

setiap tahun. Tahun 2018 ini tema yang diangkat adalah Sinergisme Pusat dan Daerah dalam Mewujudkan Universal Health Coveragemelalui Percepatan Eliminasi Tuberculosis, Penurunan Stunting, dan Peningkatan Cakupan serta Mutu Imunisasi.

Terkait TBC, sesuai data WHO Global Tuberculosis Report 2016, Indonesia menempati posisi kedua dengan beban TBC tertinggi di dunia. Tren insiden kasus TBC di Indonesia tidak pernah menurun, masih banyak kasus yang belum terjangkau dan terdeteksi, kalaupun terdeteksi dan telah diobati tetapi belum dilaporkan.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes Siswanto menyebutkan berdasarkan studi Global Burden of Disease, TBC menjadi penyebab kematian ke dua di dunia. Angka TBC di Indonesia berdasarkan mikroskopik sebanyak 759 per100 ribu penduduk untuk usia 15 tahun ke atas dengan jumlah laki-laki lebih tinggi daripada perempuan, dan jumlah di perkotaan lebih tinggi daripada di pedesaan.

Pernyataan itu diungkapkan dalam paparannya terkait Analisi Data Percepatan Eliminasi Tuberculosis pada praRakerkesnas, Senin (5/3). Siswanto menyebutkan solusi yang bisa ditawarkan berupa peningkatan deteksi dengan pendekatan keluarga, Menyelesaikan under-reportingpengobatan TBC dengan penguatan PPM, Meningkatkan kepatuhan pengobatan TBC, Perbaikan sistem deteksi MDR TBC (Klinik MDR TBC dengan jejaringnya) dan akses terapi TBC MDR, Edukasi TBC pada masyarakat dan perbaikan perumahan, dan Pemenuhan tenaga analis peningkatan sensitivitas Dx (melalui NS individual).

Kemudian terkait Stunting, masalah ini telah menjadi perhatian Presiden Joko Widodo yang diungkapkan pada Rakerkesnas 2017 lalu. Saat itu Presiden Jokowi mengatakan bahwa tidak boleh ada lagi gizi buruk terjadi di Indonesia.

Banyak faktor yang menyebabkan stunting, di antaranya dari faktor ibu yang kurang nutrisi di masa remajanya, masa kehamilan, pada masa menyusui, dan infeksi pada ibu. Faktor lainnya berupa kualitas pangan, yakni rendahnya asupan vitamin dan mineral, buruknya keragaman pangan dan sumber protein hewani, dan faktor lain seperti ekonomi, pendidikan, infrastruktur, budaya, dan lingkungan.

Pada 2010, WHO membatasi masalah stunting sebesar 20%. Sementara itu berdasarkan Pemantauan Status Gizi 2015-2016, prevalensi Balita stunting di Indonesia dari 34 provinsi hanya ada 2 provinsi yang berada di bawah batasan WHO tersebut.

Untuk mengatasi hal tersebut, perlu intervensi spesifik gizi pada remaja, ibu hamil, bayi 0-6 bulan dan ibu, bayi 7-24 bulan dan ibu. Selain itu diperlukan juga intervensi sensitive gizi seperti peningkatan ekonomi keluarga, program keluarga harapan, program akses air bersih dan sanitasi, program edukasi gizi, akses pendidikan, dan pembangunan infrastruktur.

Selanjutnya soal Imunisasi, kejadian luar biasa difteri dan campak yang baru-baru ini terjadi membuat pemerintah harus kembali menganalisa terkait cakupan imunisasi yang telah dilakukan, mutu atau kualitas vaksin yang ada, serta kekuatan surveilans di berbagai daerah.

Namun demikian, cakupan imunisasi dasar lengkap di Indonesia pada 2015 hingga 2017 mengalami peningkatan. Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Kemenkes RI, pada 2015 cakupan imunisasi secara nasional mencapai 86,5%, pada 2016 mencapai 91,6%, dan pada 2017 mencapai 92,4%.

Usulan penajaman program penting dilakukan, yaitu berupa peningkatan cakupan imunisasi, edukasi kepada masyarakat dan advokasi pada pimpinan wilayah, dan membangun sistem surveilans yang kuat untuk deteksi kejadian penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi.

Ke tiga hal tersebut (TBC, Stunting, dan Imunisasi) mendorong pemerintah melalui Rakerkesnas ini untuk berupaya mengidentifikasi masalah dan menyusun upaya-upaya dalam rangka percepatan Eliminasi Tuberculosis, Penurunan Stunting dan Peningkatan Cakupan serta Mutu Imunisasi.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat, Kementerian Kesehatan RI. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor hotline Halo Kemkes melalui nomor hotline 1500-567, SMS 081281562620, faksimili (021) 5223002, 52921669, dan alamat email kontak[at]kemkes[dot]go[dot]id. (D2)

Salt Home Visit Part. I

27 Aug 2018 07:37 - Super User

 Rakerkesnas 2018, Kemenkes Percepat Atasi 3 Masalah Kesehatan

Kementerian kesehatan (Kemenkes) RI gelar [ ... ]

Read more...
27 Aug 2018 07:32 - Super User

 

Kentalnya Stigma dan Diskriminasi, Dari Kamar Mayat Langsung ke TPU

Saudari Donna (nama samaran) [ ... ]

Read more...
27 Aug 2018 07:10 - Super User

Penutupan lokalisasi menjadi sosok menyedihkan jika dilihat dari sudut pencegahan HIV/AIDS. Prostitusi [ ... ]

Read more...
27 Aug 2018 06:54 - Super User
Pondok Christami

PUSAT PEMBERDAYAAN PASIEN HIV

 

Pondok Christami merupakan pusat dukungan dan pemberdayaan ODHA [ ... ]

Read more...
27 Aug 2018 06:04 - Super User

 

NILAI PELAYANAN DAN MISI

 KRISTUS CINTA KAMI, melatar belakangi timbulnya arti sebuah nama dari [ ... ]

Read more...
24 Aug 2018 03:32 - Super User

Pengertian Penyakit Menular Seksual (PMS)

   

Penyakit menular seksual atau PMS, kini dikenal dengan [ ... ]

Read more...
Wesly Kosay
27 Aug 2018 07:25

  N a m a : Wesley Kosay Tempat Tgl. Lahir : Wamena, 3 Desember 1983  Agama : Kristen Protes [ ... ]

Yohanes Walalua
27 Aug 2018 07:21

  N a m a : Yohanes Walalua Agama : Kristen Protestan Nama Ayah : Ferdi Walalua Nama Ibu :  [ ... ]

Other Articles

Feed Back


Name:*
E-mail:
Subject:
Message:
Today450
Yesterday346
This week3389
This month11803
Total59904

Visitor Info

  • IP: 35.171.146.16
  • Browser: Unknown
  • Browser Version:
  • Operating System: Unknown

Who Is Online

1
Online

2019-09-22

We have 986 guests and no members online